TULUNGAGUNG, // Fakta24news.id
Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung melalui UPT Taman Bina Bakat dan Kompetisi Siswa (TB2KS) telah menggelar Lomba Reyog Kendang Kreatif Pelajar SMP se‑Kabupaten Tulungagung. Acara ini dilaksanakan pada Rabu, 28 Oktober 2026 di lingkungan UPT TB2KS Tulungagung.
Sebanyak 45 SMP Negeri dari seluruh wilayah Kabupaten Tulungagung turut berpartisipasi dalam perlombaan yang bertujuan menggali bakat seni budaya pelajar tersebut. Di antara para peserta unggulan, tim Reyog Kendang dari SMP Negeri 1 Tulungagung berhasil meraih peringkat kedua.

Penampilan tim SMPN 1 Tulungagung memukau dewan juri. Gerakan Reyog yang penuh semangat dipadu irama kendang‑karawitan yang teratur, disisipkan gerakan‑gerakan baru yang penuh imajinasi tanpa meninggalkan ciri khas budaya lokal Tulungagung. Kostum yang disiapkan juga terlihat rapi dan menarik perhatian penonton yang hadir.
Tim pembina dan pelatih yang membimbing kelompok ini antara lain Bapak Fatkhur Ripangi, M.Pd., Ibu Reski Marwiyah, S.Pd., pelatih tari Reog Salvani, Reka Ayu Pramidhita, S.Pd., Mohammad Tirta Bayu Iqbal M., serta pelatih musik karawitan Irwanto. Sebanyak 14 siswa‑siswi berbakat dari berbagai kelas SMPN 1 Tulungagung bergabung dalam tim ini.
Kepala SMP Negeri 1 Tulungagung Ibu Sadiyatul Munawaroh, S.Ag., M.Pd. menyampaikan rasa bangga atas pencapaian tersebut. “Kami sangat bangga dengan kerja keras anak‑anak, pembina, dan tim pelatih selama berlatih. Prestasi ini bukan hanya hadiah semata, tapi bukti bahwa seni budaya daerah bisa kita kembangkan dengan ide‑ide baru dari generasi muda,” ujarnya.
Sementara itu, pembina tim Reyog Kendang Bapak Fatkhur Ripangi, M.Pd. menambahkan, “Selama hampir satu bulan kami berlatih bersama, anak‑anak belajar disiplin, kerja sama tim, dan mencintai warisan budaya Reyog Tulungagung. Kami berharap semangat ini terus terjaga ke depannya.”
Koordinator panitia lomba Bapak Agus Susanto juga memberikan ucapan selamat. “Kami mengapresiasi kerja keras seluruh peserta, terutama tim SMPN 1 Tulungagung yang berhasil menampilkan kreasi budaya yang luar biasa. Semoga prestasi ini menjadi dorongan bagi sekolah lain untuk terus melestarikan seni daerah,” katanya.
Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung melalui UPT TB2KS juga berharap ajang semacam ini dapat dilanjutkan untuk mendorong lebih banyak sekolah mengembangkan potensi seni budaya para siswa.












