Proyek Jalan Ruas Ngipik Tulungagung Dipertanyakan, Pejabat Hindari Konfirmasi?
TULUNGAGUNG, 5 NOVEMBER 2026 — Tim Sosial Kontrol kembali mengemukakan temuan mencolok pada proyek jalan ruas Ngipik, Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung.
Tim telah mendokumentasikan kondisi langsung di lokasi proyek melalui foto lapangan. Pada gambar terlihat petugas pengawas bersama tenaga pelaksana di lokasi pekerjaan, dengan kondisi pengecoran jalan yang bagian sambungannya tidak terhubung sesuai standar teknis, sehingga kekuatan struktur jalan menjadi sangat diragukan.
“Sudah beberapa kali kami temukan hal serupa tidak hanya di ruas Ngipek saja, tapi juga di lokasi proyek lain se‑Kabupaten Tulungagung. Pengerjaan terlihat hanya asal‑asalan tanpa memperhatikan standar mutu,” ujar juru bicara Tim Sosial Kontrol.
Tim telah berulang kali berusaha mengonfirmasi kondisi proyek ini kepada Kabag Umum Dinas PUPR Miswanto dan Kepala Dinas PUPR Galih, baik melalui pesan singkat maupun upaya pertemuan langsung. Namun hingga saat ini kedua pejabat tersebut selalu menghindar atau tidak memberikan tanggapan jelas terkait temuan di lapangan.
Hal ini memunculkan kecurigaan kuat di kalangan tim pengawas:
“apakah Kepala Dinas PUPR beserta Kabag Umum sudah mengetahui bahwa sejumlah proyek infrastruktur dikerjakan tidak sesuai standar, dan diduga ada penyalahgunaan dana anggaran daerah untuk kepentingan pribadi?”
Tim Sosial Kontrol menegaskan akan mengumpulkan seluruh bukti dokumentasi lapangan — termasuk foto ini — lalu melaporkan temuan dugaan ini kepada Penjabat Bupati Tulungagung, Inspektorat Daerah, serta instansi berwenang lainnya untuk dilakukan pemeriksaan mendalam. Tim juga mendesak pihak Dinas PUPR segera memberikan klarifikasi terbuka kepada masyarakat mengenai mutu pengerjaan dan pengawasan proyek‑proyek yang bersumber dari dana APBD tersebut.
Keterangan foto: Bukti dokumentasi lapangan Tim Sosial Kontrol, lokasi proyek ruas jalan Ngipek Kecamatan Tanggunggunung, 5 November 2026. (Nama CV pelaksana akan dilampirkan setelah diverifikasi)













