DPN KERMAHUDATARA Sampaikan Pesan Strategis kepada DPD Kabupaten Buru, Dorong Persatuan Adat dan Ketahanan Pangan

Bayu H. Batuwael

JAKARTA, Faktanews24.com — Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Kerukunan Masyarakat Hukum Adat Nusantara (KERMAHUDATARA) menyampaikan pesan strategis kepada jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KERMAHUDATARA Kabupaten Buru, Maluku, menyusul penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan. Momentum ini diharapkan memperkuat peran masyarakat hukum adat dalam pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Ketua Umum DPN KERMAHUDATARA, Dr. H. Panggabean, S.H., M.S., bersama Sekretaris Jenderal, Ir. Santiamer Silalahi, C.Med., dari Jakarta pada 20 Oktober 2026. Keduanya menekankan pentingnya menjaga persaudaraan, melestarikan adat istiadat, serta membangun sinergi dengan pemerintah daerah.

Dalam kepengurusan DPD KERMAHUDATARA Kabupaten Buru, Muhamad Tamsil Waikabu dipercaya sebagai ketua dan Wilem Batuwael sebagai sekretaris. Penyerahan SK tersebut menjadi landasan bagi pengurus untuk menjalankan amanah organisasi dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.

Menjaga Persaudaraan dan Nilai-Nilai Adat

DPN KERMAHUDATARA mengangkat semangat persaudaraan melalui ungkapan, “Heka Retemena Bara Sehe, Sayang Gandong Sayang Adat.”

Ungkapan tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan, mempererat ikatan persaudaraan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai adat sebagai bagian dari identitas masyarakat.

DPN juga mengajak seluruh pengurus dan masyarakat untuk bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas terbentuknya kepengurusan DPD KERMAHUDATARA Kabupaten Buru. Kehadiran organisasi ini diharapkan memperkuat konsolidasi masyarakat hukum adat sekaligus menjadi wadah untuk menyampaikan aspirasi secara konstruktif.

DPN menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Buru yang telah menyambut baik kehadiran organisasi tersebut. Dukungan ini diharapkan menjadi awal terbangunnya kemitraan yang konstruktif antara KERMAHUDATARA dan pemerintah daerah.

Semangat tersebut ditegaskan melalui pesan, “Bersama DPD KERMAHUDATARA dan Pemerintah Daerah Kabupaten Buru: Heka Retemena Bara Sehe.”

KERMAHUDATARA sebagai Mitra Strategis Pemerintah

DPN KERMAHUDATARA menegaskan bahwa kehadiran organisasi di Kabupaten Buru harus membawa manfaat bagi masyarakat, bukan sekadar memperluas struktur kelembagaan.

Organisasi diharapkan mampu menjalankan visi, misi, dan tujuan pendiriannya melalui program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, terutama dalam menjaga nilai-nilai adat, memperkuat persatuan, dan mendukung pembangunan daerah.

Melalui kepengurusan DPD Kabupaten Buru, KERMAHUDATARA diharapkan menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah. Dengan demikian, aspirasi masyarakat adat dapat disampaikan secara konstruktif, sementara nilai-nilai kearifan lokal tetap terpelihara dalam proses pembangunan.

DPN juga mendorong DPD KERMAHUDATARA Kabupaten Buru untuk menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah, pemerintah kecamatan dan desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Kemitraan tersebut diharapkan tidak berhenti pada komunikasi formal, tetapi berkembang menjadi kerja sama nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Jopie Batuwael Dorong Penguatan Ketahanan Pangan

Dukungan terhadap pembangunan daerah juga disampaikan salah satu Dewan Pembina DPD KERMAHUDATARA Kabupaten Buru, Drs. Jopie Batuwael. Ia menegaskan bahwa kehadiran organisasi harus menjadi mitra kerja pemerintah, terutama dalam meningkatkan ketahanan pangan.

Menurut Jopie, upaya tersebut sejalan dengan program Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam mendorong pembangunan dan memperkuat kemandirian pangan nasional.

“KEHADIRAN DPD KERMAHUDATARA Kabupaten Buru harus menjadi mitra kerja pemerintah, terutama dalam meningkatkan ketahanan pangan. Kabupaten Buru memiliki potensi besar di bidang pertanian, perikanan, dan pertambangan yang perlu dikembangkan untuk mendukung kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Jopie.

Ia menilai Kabupaten Buru memiliki tanah yang subur dan potensi hasil pertanian yang dapat dikembangkan lebih luas. Beras dan berbagai jenis umbi-umbian, menurutnya, berpeluang menjadi produk unggulan daerah yang tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga dikenal hingga tingkat nasional.

Jopie juga menyoroti pentingnya dukungan sarana dan prasarana untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Pemanfaatan bendungan, misalnya, dapat mendukung pembukaan lahan persawahan baru sekaligus berpotensi menunjang pembangkit tenaga listrik.

Ia berharap pengembangan sektor pertanian, perikanan, dan pertambangan dapat dilakukan secara optimal melalui kerja sama antara pemerintah, organisasi, dan masyarakat.

“Dengan potensi alam yang dimiliki, Kabupaten Buru diharapkan semakin maju dan mampu memberikan kontribusi lebih besar bagi ketahanan pangan nasional,” tambahnya.

Tiga Program Prioritas DPD KERMAHUDATARA Kabupaten Buru

DPN KERMAHUDATARA menekankan tiga program utama yang perlu menjadi perhatian pengurus DPD Kabupaten Buru.

Pertama, konsolidasi internal dan sosialisasi organisasi.

Konsolidasi diperlukan untuk memperkuat soliditas pengurus, menyatukan visi, dan membangun koordinasi yang efektif. Sosialisasi juga penting untuk memperkenalkan keberadaan, visi, misi, dan tujuan KERMAHUDATARA kepada masyarakat luas agar tumbuh pemahaman serta partisipasi masyarakat dalam mendukung kegiatan organisasi.

Kedua, mendukung kedaulatan pangan Kabupaten Buru.

DPD KERMAHUDATARA diharapkan mendukung upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan kedaulatan pangan melalui pengembangan potensi pangan lokal, pemberdayaan petani, serta penguatan kerja sama dengan kelompok masyarakat dan pemangku kepentingan di sektor pertanian.

Kabupaten Buru memiliki potensi sumber daya yang dapat dikembangkan untuk mendukung kemandirian pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi antara organisasi, masyarakat, dan pemerintah diharapkan memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan sektor pangan daerah.

Ketiga, mengembangkan ekonomi kreatif perdesaan.

DPN juga mendorong pengembangan ekonomi kreatif di wilayah perdesaan melalui pemanfaatan potensi lokal, pengembangan usaha masyarakat, promosi produk unggulan desa, serta penguatan kegiatan ekonomi yang berakar pada budaya dan kearifan lokal.

Program tersebut diharapkan membuka peluang usaha, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan menciptakan kegiatan ekonomi yang berkelanjutan.

Ketiga prioritas tersebut diharapkan menjadi dasar bagi DPD KERMAHUDATARA Kabupaten Buru dalam menyusun program kerja yang terarah dan membangun kemitraan dengan berbagai pihak.

Penyerahan SK Menjadi Amanah untuk Mengawal Pembangunan

Penyerahan SK kepengurusan DPD KERMAHUDATARA Kabupaten Buru bukan sekadar pengesahan struktur organisasi, melainkan awal dari tanggung jawab untuk membangun organisasi yang solid dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ketua DPD, Muhamad Tamsil Waikabu, sebelumnya menekankan pentingnya menjalankan amanah organisasi secara bertanggung jawab dan mendorong keterlibatan masyarakat dalam pembangunan.

Sementara itu, Sekretaris DPD, Wilem Batuwael, menyampaikan kesiapan organisasi untuk mendukung pemerintah daerah dalam berbagai bidang, termasuk pertanian dan kelautan, demi memperkuat persatuan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Komitmen tersebut sejalan dengan arahan DPN agar KERMAHUDATARA hadir sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus wadah yang memperjuangkan kepentingan masyarakat hukum adat.

DPN berharap pengurus DPD Kabupaten Buru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjaga soliditas organisasi, serta berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah.

Sinergi Adat dan Pemerintah untuk Kemajuan Kabupaten Buru

DPN KERMAHUDATARA berharap kepengurusan DPD Kabupaten Buru dapat mengedepankan persatuan, penghormatan terhadap adat istiadat, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.

Sinergi antara organisasi masyarakat hukum adat, pemerintah daerah, dan masyarakat dinilai penting untuk menjaga warisan budaya sekaligus menjawab kebutuhan pembangunan di tingkat lokal.

Melalui konsolidasi organisasi, dukungan terhadap ketahanan pangan, dan pengembangan ekonomi kreatif perdesaan, KERMAHUDATARA diharapkan dapat mengambil bagian dalam mendorong kemajuan Kabupaten Buru.

Semangat “Heka Retemena Bara Sehe, Sayang Gandong Sayang Adat” diharapkan tidak berhenti sebagai ungkapan persaudaraan, tetapi diwujudkan melalui kerja nyata dalam menjaga martabat masyarakat adat, memperkuat persatuan, dan meningkatkan kesejahteraan bersama.

KERMAHUDATARA diharapkan menjadi kekuatan pemersatu sekaligus mitra strategis pemerintah dalam membangun Kabupaten Buru yang menghormati nilai-nilai adat dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

Bara.F24N
Author: Bara.F24N

Tulisan Adalah Suara Yang Abadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with