Breaking News
Kapolresta dan Wakapolresta Deli Serdang Turun ke Sekolah, Sampaikan Pesan Kamtibmas Melalui Program Polidik SMPN 1 Tulungagung Raih Juara 2 Lomba Reyog Kendang Kreatif Pelajar SMP se‑Kabupaten Tulungagung Ucapan Bela Sungkawa Dari Rekan Rekan Media Fakta24News.id Jon Hery Yang Telah Berpulang Ke Rahmatullah. November 2, 2026 Selamat Jalan Sahabat Jon Heri FN Inna lillahi wainna ilaihiroojiuun. Polda Aceh bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh memusnahkan ladang ganja seluas 104,86 hektare yang tersebar di enam wilayah hukum polres di Aceh. Polda Aceh bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh memusnahkan ladang ganja seluas 104,86 hektare yang tersebar di enam wilayah hukum polres di Aceh. Pemusnahan tersebut berlangsung dua hari, mulai 31 Oktober hingga 1 November 2026, di wilayah hukum Polres Aceh Besar, Pidie, Lhokseumawe, Aceh Timur, Bener Meriah, dan Nagan Raya.Dirresnarkoba Polda Aceh Kombes Pol. Dr. Gazali Ahmad melalui Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk keseriusan Polda Aceh dalam memutus mata rantai peredaran narkotika langsung dari sumber produksinya. “Upaya pemberantasan narkotika tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga harus diikuti dengan pemulihan kawasan yang sebelumnya dimanfaatkan sebagai lokasi penanaman ganja agar dapat dialihfungsikan menjadi kawasan produktif dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Joko, Minggu, 1 November 2026. Kegiatan tersebut juga merupakan implementasi Program Prioritas Kapolri Polisi Bersama Masyarakat melalui Quick Wins 2, khususnya program pemulihan kawasan narkoba. Berdasarkan hasil kegiatan di enam wilayah tersebut, total luas ladang ganja yang berhasil ditemukan dan dimusnahkan mencapai sekitar 104,86 hektare. Dari lahan tersebut, petugas memusnahkan kurang lebih 157.290 batang tanaman ganja dengan estimasi berat keseluruhan mencapai 78,645 ton. Ia menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polda Aceh dalam mendukung kebijakan dan program prioritas Kapolri, terutama dalam pemberantasan tindak pidana narkotika, peningkatan kinerja penegakan hukum, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. “Pemusnahan ladang ganja ini merupakan wujud komitmen Polda Aceh bersama BNNP Aceh untuk terus meningkatkan upaya pemberantasan narkotika sekaligus menyelamatkan masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkotika,” tuturnya. Ia berharap, upaya pemberantasan narkotika yang dibarengi dengan pemulihan kawasan rawan narkoba tersebut dapat mendorong terciptanya lingkungan masyarakat yang lebih aman, sehat, dan produktif.penutup .(Tim fakta24news id.).

Kapolresta dan Wakapolresta Deli Serdang Turun ke Sekolah, Sampaikan Pesan Kamtibmas Melalui Program Polidik

Nurat

Deli Serdang // Fakta24news.id

Kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan tidak hanya diwujudkan melalui kehadiran di lingkungan sekolah, tetapi juga melalui upaya membangun kesadaran hukum dan menjaga keamanan serta ketertiban di kalangan pelajar. Hal tersebut ditunjukkan Polresta Deli Serdang melalui pelaksanaan program Polisi Peduli Pendidikan (Polidik) di dua sekolah berbeda, Senin (02/11/2026) pagi.

 

Dalam kegiatan tersebut, Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol. Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., melaksanakan kegiatan Polidik di SMA Methodist Lubuk Pakam bersama Kepala Sekolah Drs. Sangap Ginting, M.Pd., para guru, dan siswa-siswi. Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta memberikan perhatian terhadap pentingnya kesadaran hukum serta keterlibatan pelajar dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

 

Sementara itu, Wakapolresta Deli Serdang AKBP Juliani Prihartini, S.I.K., M.H., melaksanakan kegiatan serupa di SMA Negeri 1 Beringin, Kecamatan Beringin. Dalam kegiatan tersebut, Wakapolresta turut memimpin upacara bendera sekaligus menyampaikan imbauan kamtibmas kepada para pelajar. Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Beringin, Minna Tiani, M.Pd., Kapolsek Beringin IPTU Bryan J. Ginting, S.H., Kabit Gakkum Satlantas IPTU Dorry, serta personel Polsek Beringin.

 

Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol. Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa program Polisi Peduli Pendidikan merupakan salah satu bentuk kepedulian dan pendekatan humanis Polri kepada kalangan pelajar.

 

“Melalui program Polisi Peduli Pendidikan ini, kami ingin mengajak para pelajar untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, dimulai dari lingkungan sekolah. Hindari kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, tawuran, bullying, serta segala bentuk perilaku negatif yang dapat merusak masa depan. Jadilah pelajar yang disiplin, taat hukum, dan mampu memberikan pengaruh positif bagi lingkungan sekitar,” ungkap Kapolresta.

 

Ia juga menegaskan bahwa menjaga kamtibmas bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat, termasuk pihak sekolah, tenaga pendidik, orang tua, dan para pelajar.

 

Pelaksanaan kegiatan Polidik di dua sekolah tersebut merupakan bagian dari komitmen Polresta Deli Serdang dalam mendukung program Quick Wins 100 Hari Kerja Kapolri, khususnya melalui peningkatan kepedulian Polri terhadap lingkungan pendidikan serta membangun kesadaran hukum sejak dini.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara Polri dan pihak sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, serta terbebas dari berbagai bentuk gangguan kamtibmas.

(tim)

Nurat
Author: Nurat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with