Peta Kekeringan Lampung Dirilis BMKG: Mesuji hingga Lampung Timur Status Awas

Igbal Mega

LAMPUNG, Fakta24news.id – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II resmi merilis peta peringatan dini kekeringan untuk Provinsi Lampung. Dalam rilis tertanggal 20 Oktober 2026, Lampung dinyatakan Siaga Kekeringan dengan 4 wilayah berstatus AWAS yang berlaku mulai 21 hingga 31 Oktober 2026.

Peringatan ini menjadi alarm serius di tengah musim kemarau panjang yang melanda sebagian besar Sumatera bagian selatan. Lahan retak, debit sungai menurun, dan ancaman gagal panen kini membayangi warga.
5 Daerah Masuk Zona Merah Status AWAS

Berdasarkan peta resmi BBMKG Wilayah II, wilayah dengan status AWAS (Merah) – level tertinggi peringatan kekeringan – meliputi:

  •  Mesuji
  • Tulang Bawang
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Kota Metro

Warga di lima wilayah ini diminta untuk ekstra waspada terhadap dampak kekeringan ekstrem seperti krisis air bersih, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta ancaman gagal panen.
Daerah Lainnya: Siaga, Waspada dan Aman
Sementara itu, status SIAGA (Kuning) ditetapkan untuk

  • Lampung Utara,
  • Pesawaran,
  • Bandar Lampung, dan
  • Lampung Selatan.

Status WASPADA (Orange) berlaku untuk

  • Way Kanan,
  • Tulang Bawang Barat, dan
  • Pringsewu.

Kabar baiknya, tiga wilayah di pesisir barat masih aman dan berstatus TIDAK ADA PERINGATAN (Biru): Lampung Barat, Pesisir Barat, dan Tanggamus.

“Kita berada dalam status AWAS!” tulis seorang warga di media sosial, menyikapi rilis peta kekeringan tersebut, yang langsung memicu kekhawatiran publik.

### Imbauan BMKG dan Pemerintah

  1. BMKG mengimbau masyarakat, khususnya petani dan pemerintah daerah di zona merah, untuk:
    Hemat penggunaan air dan menampung air hujan jika masih terjadi.
  2. Tidak membakar lahan sembarangan karena risiko karhutla sangat tinggi.
  3. Waspada krisis air bersih dan menyiapkan tandon air.
  4. Petani diminta menyesuaikan pola tanam dengan kondisi kekeringan.
    Pemerintah Provinsi Lampung diharapkan segera melakukan langkah antisipasi distribusi air bersih ke wilayah-wilayah dengan status Awas.

Peringatan ini berlaku hingga akhir Oktober. Masyarakat diminta terus memantau update resmi dari BBMKG Wilayah II.

Sumber: BBMKG Wilayah II – Rilis 20 Oktober 2026

igbal.mega
Author: igbal.mega

Iqbal
Iqbal
BBMKG Wilayah II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with