Fakta24News.id
CIREBON — Ribuan warga memadati ruas jalan Desa Sirnabaya, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, saat arak-arakan tradisi Ngunjung Sedekah Bumi berlangsung pada Sabtu (24/10/2026). Tradisi tahunan ini menjadi bentuk rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus penghormatan kepada para leluhur yang berjasa bagi masyarakat setempat.
Kuwu Sirnabaya, Rawin, mengatakan rangkaian kegiatan Ngunjung Sedekah Bumi telah dimulai pada Kamis (22/10/2026) dengan ziarah ke makam Buyut Pandu. Kegiatan tersebut diikuti oleh pemerintah desa bersama masyarakat.
Menurut Rawin, ziarah tersebut merupakan bagian dari tradisi untuk mengenang jasa para leluhur sekaligus menjaga nilai-nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun.
“Tradisi ini merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus penghormatan kepada para leluhur yang telah berjasa bagi masyarakat Sirnabaya,” kata Rawin.
Selain arak-arakan, rangkaian kegiatan juga dimeriahkan dengan pertunjukan seni tradisional, di antaranya gamelan renteng, tari topeng, dan bersholawat.
Panitia juga menjadwalkan kegiatan kasidah dan sholawat bersama dengan menghadirkan kelompok Paskhas dari Indramayu. Sebelumnya, masyarakat bersama para ulama menggelar sholawat dan doa bersama di kantor desa.
”Harapan kami, masyarakat Sirnabaya menjadi masyarakat yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” tuturnya.
Ke depan, tradisi ini harus terus dilestarikan dan kita tingkatkan, dengan tetap menjaga keamanan serta ketertiban bersama.
Jono
Ribuan Warga Meriahkan Arak-Arakan Tradisi Ngunjung Sedekah Bumi di Sirnabaya Cirebon












