PGRI Fiesta 2026 Jadi Ruang Kebersamaan Guru Ngadirojo, Camat Apresiasi Semangat Sportivitas

Jefri Asmoro Diyatno

Fakta24news.id – Pacitan, Semangat kebersamaan mewarnai penyelenggaraan PGRI Fiesta 2026 di Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan. Melalui pertandingan bola voli putra dan putri, para pendidik dan tenaga kependidikan menunjukkan bahwa hubungan antarguru tidak hanya dibangun melalui aktivitas formal di lingkungan sekolah, tetapi juga melalui kegiatan olahraga dan interaksi sosial.

Pertandingan yang berlangsung pada 29-31 Oktober 2026 tersebut dipusatkan di lapangan bola voli eks Kawedanan Lorok. Sejumlah perwakilan lembaga pendidikan di wilayah Kecamatan Ngadirojo turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Sejak kegiatan berlangsung, antusiasme peserta dan suporter turut menciptakan suasana semarak. Setiap tim berupaya menampilkan permainan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan.

PGRI Fiesta 2026 menjadi momentum bagi keluarga besar pendidikan untuk membangun komunikasi, memperkuat solidaritas, sekaligus menciptakan suasana kebersamaan di tengah kesibukan menjalankan tugas pendidikan.

Camat Ngadirojo, Muhammad Taufik Effendi, yang akrab disapa Taufik, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan olahraga yang melibatkan para pendidik memiliki nilai lebih dari sekadar kompetisi.

Ia menilai, interaksi yang terbangun melalui kegiatan semacam ini dapat memperkuat hubungan emosional dan kerja sama antartenaga pendidik.

“Olahraga bukan hanya soal menang dan kalah, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi dan kekompakan antarpendidik. Kebersamaan seperti ini menjadi modal penting untuk memajukan pendidikan di Ngadirojo,” ungkap Taufik saat diwawancarai wartawan, pada Sabtu, 31 Oktober 2026.

Lebih lanjut, ia berharap semangat kebersamaan yang tercipta melalui PGRI Fiesta dapat terus dibawa ke lingkungan kerja masing-masing.

Menurutnya, pembangunan sektor pendidikan membutuhkan dukungan berbagai pihak. Tidak hanya melalui peningkatan kualitas pembelajaran, tetapi juga melalui hubungan kerja yang harmonis, komunikasi yang baik, serta solidaritas antarsesama insan pendidikan.

Taufik juga menyampaikan terima kasih kepada panitia penyelenggara, peserta, suporter, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

Ia turut memberikan ucapan selamat kepada peserta yang berhasil meraih kemenangan serta motivasi bagi tim yang belum memperoleh hasil terbaik.

“Selamat kepada para juara, dan semangat bagi yang belum beruntung. Semoga kegiatan ini terus menjadi tradisi positif setiap tahun,” tambahnya.

Sementara itu, awak media telah berupaya menghubungi Ketua Panitia PGRI Fiesta 2026, Musanep, untuk memperoleh keterangan tambahan mengenai pelaksanaan kegiatan. Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh tanggapan dari yang bersangkutan.

Dengan berakhirnya rangkaian pertandingan pada 31 Oktober 2026, PGRI Fiesta diharapkan tidak hanya meninggalkan catatan kompetisi, tetapi juga memperkuat hubungan persaudaraan di antara para pendidik dan tenaga kependidikan.

Sebab, kekuatan dunia pendidikan tidak hanya terletak pada kemampuan individu dalam menjalankan tugasnya, tetapi juga pada soliditas dan kolaborasi seluruh unsur yang terlibat di dalamnya.***

Penulis : Jefri Asmoro Diyatno

Jefri Asmoro Diyatno
Author: Jefri Asmoro Diyatno

Sarjana Ekonomi (S.E) di Stainu Pacitan (2024). Bergabung di Fakta24news.id sejak tahun 2023. Meliput berbagai topik, pemerintahan, politik, hukum, seni, pendidikan, budaya, pariwisata, isu daerah dan isu nasional di Indonesia maupun isu dunia internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with