KH Labib Shodiq Suhaimi Pimpin MUI Kabupaten Brebes Periode 2026-2031

M BISRI

Brebes,Fakta24News.id – Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Brebes resmi memiliki nahkoda baru. Melalui Sidang Tim Formatur 13 Musyawarah Daerah X Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Brebes, KH Labib Shodiq Suhaimi resmi didaulat sebagai Ketua Umum MUI Kabupaten Brebes periode 2026-2031. Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikmah 1 Benda, Sirampog, Brebes tersebut menggantikan KH Sholahudin Masruri atau Gus Sholah dalam Musda X MUI Brebes yang digelar di Grand Dian Hotel Brebes pada Kamis, 29 Oktober 2026.

Abah Labib, sapaan akrabnya, mengaku kaget menerima amanah tersebut. Ia menyampaikan dengan penuh kerendahan hati bahwa dirinya masih bodoh sehingga melalui organisasi MUI ini ia ingin menjadikannya sebagai ladang untuk terus belajar bersama dalam membangun ekonomi umat dan merawat moderasi beragama. Sikap tawadhu yang ditunjukkan Abah Labib tersebut justru mendapat apresiasi dari peserta Musda karena dinilai menjadi modal penting untuk membawa MUI Brebes menjadi lebih membumi, dekat dengan umat, dan solutif terhadap persoalan masyarakat.

Dalam Musda tersebut sejumlah persoalan krusial kemasyarakatan menjadi fokus pembahasan. Salah satunya adalah maraknya kasus bunuh diri dan pembunuhan serta persoalan kemiskinan yang terjadi di tengah masyarakat. Poin-poin tersebut menjadi prioritas utama karena termasuk dalam tugas menjaga jiwa atau hifzhun nafs agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Pembahasan diawali dengan materi dan fatwa dari Tim MUI Jawa Tengah dan selanjutnya akan mengakomodir masukan-masukan dari tim untuk dirumuskan menjadi program kerja ke depan selama lima tahun.

Ketua MUI Jawa Tengah Prof Dr KH Noor Ahmad usai pembukaan Musda X mengungkapkan bahwa isu yang menjadi kegelisahan MUI saat ini adalah penggunaan media sosial. Prof Noor Ahmad menegaskan bahwa media pada hakikatnya adalah sunatullah yang harus dimanfaatkan untuk membina, membangun, dan memperbaiki umat. Jadi kalau ada media sosial yang mengumpat-umpat, hate speech, yang memojokkan dan melemahkan orang lain, itu melanggar sunatullah. Menurutnya, MUI telah memberikan panduan tentang penggunaan media sosial yang baik. Jika panduan tersebut diikuti maka media sosial akan menjadi sarana untuk tarbiyatul ijtimaiyah yang artinya memperkuat masyarakat, tauhidul ummah yang artinya mempersatukan umat, dan ishlahul ummah yang artinya memperbaiki umat.

Prof Noor juga menjelaskan bahwa sejak diturunkannya Nabi Adam itu sudah ada media sosial dan sekarang ini semakin canggih. Tetapi kecanggihan itu jangan sampai mengalahkan manusia. Manusia diberi kekuatan oleh Allah berupa otak, hati, ruh, dan lisan yang kalau seimbang maka mengelola apa pun juga akan seimbang termasuk mengelola media sosial. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk cerdas dan selektif di tengah banjir informasi, hoaks, adu domba, hingga rekayasa konten menggunakan AI. Apakah ini berita bohong atau tidak dan apakah ini berita mengadu domba atau tidak harus disaring karena semua bisa direkayasa. Tapi rekayasa itu adalah manusia sehingga tidak bisa social control diserahkan pada media sosial. MUI Jawa Tengah menilai kondisi media sosial yang saling menjatuhkan antar sesama harus diluruskan bersama dan kegelisahan inilah yang mendorong MUI mengeluarkan fatwa terkait etika bermedia sosial.

Terpilih oleh Tim Formatur, susunan kepengurusan utama MUI Kabupaten Brebes periode 2026-2031 adalah sebagai berikut Dewan Pembina dengan Ketua KH Subhan Ma’mun, Wakil Ketua KH Syekh Sholeh Basalamah, Wakil Ketua KH Sholahuddin Masruri, dan Sekretaris KH Moh Aqsho MAg. Sedangkan untuk Dewan Pimpinan, Ketua Umum diamanahkan kepada KH Labib Shodiq Suhaimi, Sekretaris Umum kepada Drs KH Akhmad Ma’mun MSi, dan Bendahara Umum kepada H Mahali MPd. Kepengurusan lengkap akan disusun kemudian dalam waktu dekat.

Terpilihnya KH Labib Shodiq Suhaimi diharapkan membawa angin segar bagi kiprah MUI Kabupaten Brebes. Dengan latar belakang sebagai pengasuh pesantren yang dikenal moderat, peduli ekonomi umat, dan dekat dengan masyarakat, MUI Brebes diyakini akan semakin hadir sebagai penyejuk, pemersatu, dan pemberi solusi bagi umat dan bangsa.Red*

m.bisri
Author: m.bisri

Bisri
M. Bisri
W.Brebes*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with